Membangun Self Leadership
Adalah suatu kemustahilan seseorang akan dapat menjadi
pemimpin bagi orang lain kalau dia sendiri belum mampu menjadi pemimpin untuk
dirinya sendiri. Tidak lah mudah untuk mampu menjadi pemimpin bagi diri sendiri
karena terkadang kita seringkali bersikap lunak atau terlalu banyak mentolerir
terhadap diri kita sendiri. Untuk mampu membangun self leadership langkah awal
yang penting adalah dengan membangun hubungan baik, positif, dan produktif
dengan diri sendiri (intra personal relationship).
Kualitas hubungan baik dengan diri sendiri akan menentukan
atau mewarnai kualitas hubungan baik dengan orang lain atau dengan lingkungan
sekitar. Mudah tersinggung, perilaku yang emosional, rendah diri, arogansi dan
sebagainya adalah cerminan dari belum baiknya hubungan dengan diri sendiri.
Hubungan baik dengan diri sendiri
Adalah suatu kemustahilan seseorang bisa membuat orang lain
percaya pada dirinya kalau dia sendiri tidak percaya pada dirinya atau
kehilangan self confidence. Hal ini dapat dianalogikan dengan seorang penjual
yang kurang/tidak yakin bahwa produk yang dijualnya berkualitas baik, mana
mungkin dia bisa meyakinkan orang lain bahwa produk yang dijualnya berkualitas
baik. Atau seorang yang kurang yakin dengan gagasannya sendiri bagaimana
mungkin dia mampu meyakinkan dan membuat gagasannya diterima orang lain.
Orang yang kehilangan kepercayaan diri pada umumnya
disebabkan karena pola pikirnya sendiri. Dia meliht dirinya dari sisi
kekurangannya saja dan melihat orang lain dari sisi kelebihannya saja. Dia lupa
bahwa tidak ada manusia yang sempurna, karena kesempurnaan hanyalah milik Allah
SWT semata. Dia harus mampu memahami bahwa setiap orang memiliki kelebihan
disatu sisi dan kekurangan disisi yang lainnnya. Yang paling penting adalah
bagimana memenfaatkan kelebihan dirinya secara optimal dan harus bangga pada
kelebihannya serta terus berimprovisasi untuk memperbaiki kelemahannya.
Rendah diri vs Arogansi
Sebenarnya orang yang merasa rendah diri akan terlihat
dengan hilangnya kepercayaan pada kemampuan yang dimiliki oleh dirinya. Dan
dapat dikatakan juga sebenarnya orang yang merasa rendah diri adalah orang yang
tidak/belum mampu mensyukuri apa yang diperoleh dari Tuhan YME, hal yang sama
juga bila seseorang memiliki rasa percaya diri yang berlebihan atau arogan.
Rendah diri akan membuat seseorang tidak memiliki keberanian
untuk menyatakan pikiran-pikiran secara bebas ataupun kritis, dia kehilangan
kemampuan untuk berpikir kritis dan Mandiri. Di sisi lain arogansi akan
membuatnya tidak bisa untuk menerima adanya perbedaan pendapat atau pikiran,
apalagi untuk menerima pikiran orang lain (terutama bawahannya) yang kritis
yang bermanfaat untuk dirinya. Dia menyukai orang-orang yang menyanjung dan
selalu mengiyakan pendapatnya.
Munculnya rasa rendah diri ataupun arogansi pada dasarnya
disebabkan oleh belum mampunya membangun hubungan baik dengan diri sendiri
(intra personal relationship). Hal ini disebabkan adanya kekeliruan dalam
berdialog/berkomunikasi dengan dirinya sendiri. Orang tersebut tidak/belum
memiliki mental pembelajaran yang membuatnya menyadari akan adanya kekurangan
pada dirinya, membuatnya mau mengakui bahwa dirinya memiliki kekurangan yang
harus diperbaiki, dan membuatnya mau untuk berubah dan memperbaiki
kekurangannya tersebut.
Komentar
Posting Komentar